Mau Bayar PLN Koreksi Melulu – Siapa yang Salah

Oleh Redaksi KABARPALI | 07 April 2017
Manager PT PLN Rayon Pendopo ; Rasyid.


PALI [kabarpali.com] – Entah apa penyebab pasti tagihan PLN yang kerap membengkak setiap bulannya. Hal ini tentu memberatkan pelanggan, karena nilai tagihan yang terkadang sangat fantastik. Sebagai solusi biasanya pihak PLN menawarkan koreksi tagihan dan terbukti nilainya pun akhirnya menurun.

Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Manager PT PLN Rayon Pendopo ; Rasyid, mengatakan bahwa terkadang pihak pencatat meteran (Cater) yang kurang teliti dalam memeriksa dan mencatat angka penggunaan daya listrik di KWH Meteran pelanggan.

“Saya ini baru bertugas di (PT PLN) Rayon Pendopo, sehingga belum begitu tahu akar permasalahannya. Namun biasanya Cater yang kurang teliti. Meski sebenarnya saat ini hal-hal seperti itu sudah bisa diminimalisir, karena Cater sudah memphoto KWH Meter, bukan lagi mencatat,” ujar Rasyid, Rabu (29/3).

Selain itu, tambah Rasyid, biasanya tagihan pelanggan yang membengkak karena ada kelebihan bayar pada masa-masa silam. Hal ini semestinya dikoreksi dengan hanya membayar abonemen (beban,red) saja pada bulan berikutnya.

“Namun kalau tidak, ya akan terkesan membengkak atau tidak sesuai dengan angka dimeteran yang dibayar,” tambah Rasyid, pada kabarpali.com, di kantornya.

Makanya, tukas Rasyid lagi, biasanya solusinya adalah koreksi di Kantor PLN Rayon Pendopo, sebelum membayar, jika dirasa tagihan listriknya membengkak. “Jika tidak sesuai dengan angka terakhir di meteran, tentu akan dikoreksi.”

Meski begitu, tambah Rasyid lagi ia tak berharap kejadian tersebut berlarut-larut atau terus terjadi. Karena dengan demikian tentu akan merepotkan pelanggan. Terutama bagi yang tinggal jauh dari kantor PLN Rayon Pendopo.

“Ke depan tentu kita tidak ingin ini terus terjadi. Makanya sekarang saya tekankan pada petugas agar lebih teliti lagi dan bisa mengatasi permasalahan-permasalahan seperti ini,” pungkasnya.[red]

BERITA LAINNYA

102119 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79810 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39688 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26403 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23731 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] – Entah apa penyebab pasti tagihan PLN yang kerap membengkak setiap bulannya. Hal ini tentu memberatkan pelanggan, karena nilai tagihan yang terkadang sangat fantastik. Sebagai solusi biasanya pihak PLN menawarkan koreksi tagihan dan terbukti nilainya pun akhirnya menurun.

Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Manager PT PLN Rayon Pendopo ; Rasyid, mengatakan bahwa terkadang pihak pencatat meteran (Cater) yang kurang teliti dalam memeriksa dan mencatat angka penggunaan daya listrik di KWH Meteran pelanggan.

“Saya ini baru bertugas di (PT PLN) Rayon Pendopo, sehingga belum begitu tahu akar permasalahannya. Namun biasanya Cater yang kurang teliti. Meski sebenarnya saat ini hal-hal seperti itu sudah bisa diminimalisir, karena Cater sudah memphoto KWH Meter, bukan lagi mencatat,” ujar Rasyid, Rabu (29/3).

Selain itu, tambah Rasyid, biasanya tagihan pelanggan yang membengkak karena ada kelebihan bayar pada masa-masa silam. Hal ini semestinya dikoreksi dengan hanya membayar abonemen (beban,red) saja pada bulan berikutnya.

“Namun kalau tidak, ya akan terkesan membengkak atau tidak sesuai dengan angka dimeteran yang dibayar,” tambah Rasyid, pada kabarpali.com, di kantornya.

Makanya, tukas Rasyid lagi, biasanya solusinya adalah koreksi di Kantor PLN Rayon Pendopo, sebelum membayar, jika dirasa tagihan listriknya membengkak. “Jika tidak sesuai dengan angka terakhir di meteran, tentu akan dikoreksi.”

Meski begitu, tambah Rasyid lagi ia tak berharap kejadian tersebut berlarut-larut atau terus terjadi. Karena dengan demikian tentu akan merepotkan pelanggan. Terutama bagi yang tinggal jauh dari kantor PLN Rayon Pendopo.

“Ke depan tentu kita tidak ingin ini terus terjadi. Makanya sekarang saya tekankan pada petugas agar lebih teliti lagi dan bisa mengatasi permasalahan-permasalahan seperti ini,” pungkasnya.[red]

BERITA TERKAIT

Anggota DPRD PALI, Herdiyanto: Santri Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa dan Penguat Persatuan NKRI

22 Oktober 2026 411

PALI [kabarpali.com] – Memperingati Hari Santri Nasional, Herdiyanto, [...]

Herdianto Pimpin DPC PKB PALI 2026–2031, Bidik Tiga Kursi DPRD

20 Oktober 2026 546

PALI [kabarpali.com] – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai [...]

PGRI PALI Bakal Gelar Bedah Buku Perlindungan Hukum terhadap Guru, Perkuat Pemahaman Tenaga Pendidik

19 Oktober 2026 555

PALI [kabarpali.com] – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten [...]

close button