BPJS Kesehatan Desak Pemkab PALI Segera Lunasi Tunggakan

Oleh Redaksi KABARPALI | 22 Februari 2021


PALI [kabarpali.com] - Menindaklanjuti persoalan tunggakan premi Peserta Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (22/2/2021), Komisi I DPRD setempat pun memanggil para pihak terkait.
 
Rapat yang digelar tertutup membahas penyelesaian hutang sejak Januari 2020 hingga sekarang itu, dihadiri oleh Komisi I DPRD PALI, Dinas Kesehatan, BPPKAD, dan BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih.
 
Pasca rapat yang berlangsung sekitar 3 jam, Kepala Cabang BPJS Prabumulih mengatakan bahwa pihaknya mendesak Pemkab PALI agar segera melunasi tunggakan premi sebesar Rp36 Miliar.
 
"Meski hingga hari ini layanan BPJS yang mengcover 90 ribuan warga PALI masih bisa diakses, namun kami minta agar tunggakan itu segera dibayar," cetus Yunita, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Prabumulih, di dampingi Kepala KLOK BPJS Kesehatan PALI, Sumini, pada awak media, di Kantor DPRD PALI.
 
Meski hasil rapat belum memuaskan pihaknya, janji pihak Pemkab PALI akan segera mencari jalan agar bisa segera membayar kewajiban mereka yang terhutang itu.
 
"Katanya (Pemkab PALI) akan segera membayar tunggakan premi tersebut. Namun jika berlarut-larut tentu bisa saja layanan dinonaktifkan," imbuhnya.
 
Sementara itu, Suarno, Ketua Komisi I DPRD PALI, mengatakan bahwa rapat yang digelar tersebut bisa dikatakan belum menghasilkan solusi yang kongkrit. Oleh karenanya nanti akan diagendakan ulang, dengan dihadiri oleh Ketua DPRD.
 
"Kalau harapan kami, kiranya layanan BPJS tetap bisa digunakan, jangan dinonaktifkan dulu. Tapi nanti kita akan gelar rapat lagi," singkatnya.[red]

BERITA LAINNYA

102124 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79840 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39696 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26422 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23737 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Menindaklanjuti persoalan tunggakan premi Peserta Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (22/2/2021), Komisi I DPRD setempat pun memanggil para pihak terkait.
 
Rapat yang digelar tertutup membahas penyelesaian hutang sejak Januari 2020 hingga sekarang itu, dihadiri oleh Komisi I DPRD PALI, Dinas Kesehatan, BPPKAD, dan BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih.
 
Pasca rapat yang berlangsung sekitar 3 jam, Kepala Cabang BPJS Prabumulih mengatakan bahwa pihaknya mendesak Pemkab PALI agar segera melunasi tunggakan premi sebesar Rp36 Miliar.
 
"Meski hingga hari ini layanan BPJS yang mengcover 90 ribuan warga PALI masih bisa diakses, namun kami minta agar tunggakan itu segera dibayar," cetus Yunita, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Prabumulih, di dampingi Kepala KLOK BPJS Kesehatan PALI, Sumini, pada awak media, di Kantor DPRD PALI.
 
Meski hasil rapat belum memuaskan pihaknya, janji pihak Pemkab PALI akan segera mencari jalan agar bisa segera membayar kewajiban mereka yang terhutang itu.
 
"Katanya (Pemkab PALI) akan segera membayar tunggakan premi tersebut. Namun jika berlarut-larut tentu bisa saja layanan dinonaktifkan," imbuhnya.
 
Sementara itu, Suarno, Ketua Komisi I DPRD PALI, mengatakan bahwa rapat yang digelar tersebut bisa dikatakan belum menghasilkan solusi yang kongkrit. Oleh karenanya nanti akan diagendakan ulang, dengan dihadiri oleh Ketua DPRD.
 
"Kalau harapan kami, kiranya layanan BPJS tetap bisa digunakan, jangan dinonaktifkan dulu. Tapi nanti kita akan gelar rapat lagi," singkatnya.[red]

BERITA TERKAIT

Dinkes PALI Klaim Sudah Imbau Warga Gunakan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

09 Oktober 2026 678

PALI [kabarpali.com] – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab [...]

ISPU PALI Masuk Kategori Berbahaya, Dinkes Disorot: Belum Ada Gebrakan Lindungi Masyarakat

09 Oktober 2026 558

PALI [kabarpali.com] — Buruknya kualitas udara di Kabupaten Penukal Abab [...]

close button