Hendak Tanam Kunyit, Seorang Nenek Justru Temukan Benda ini

Oleh Redaksi KABARPALI | 09 Oktober 2017
Nenek Alminah, bersama temuannya.


Abab [kabarpali.com] - Minggu (8/10), warga Desa Betung Kecamatan Abab dihebohkan oleh penemuan barang antik oleh salah satu warganya. Mereka pun berbondong bondong ingin melihat benda diduga peninggalan zaman dahulu itu. 
 
Dari informasi yang diterima kabarpali.com, penemuan benda diduga antik tersebut bermula dari aktivitas nenek Almina (60) yang sedang membersihkan kebun di samping rumahnya, di Desa Betung Barat Kecamatan Abab, sekira pukul 10.00 WIB. 
 
Saat ia hendak menggali tanah untuk menanam kunyit, ia kemudian justru menemukan mangkok kecil model kuno.
 
Senang dengan penemuannya itu, Nenek Almina terus menggali lebih dalam. Ternyata ia pun kembali menemukan berbagai benda lainnya. Yakni berupa enam buah guci, dua mangkok, satu buah piring besar, delapan mangkok kecil dan lima buah piring ukuran kecil. 
 
"Sebelumnya saya sama sekali tidak ada firasat atau mimpi apapun. Semua hanya serba kebetulan saja," ujar Nenek Almina, Minggu siang (8/10).
 
Penemuan benda benda kuno diakui salah seorang warga, bukan hanya kali pertama itu ditemukan. Sebelumnya, juga pernah ditemukan guci sebanyak tiga buah. 
 
"Dulu pernah ditemukan guci kuno. Namun penemunya diam diam saja, tidak memberitahukan orang lain," ujar Mawiyah (59), warga setempat lainnya. 
 
Sedikit heran, ia mengatakan bahwa di daerahnya itu sepertinya memang banyak terpendam barang antik peninggalan dahulu. "Tidak tahu ada apa di sini dahulu, sehingga banyak ditemukan benda kuno," tukasnya. 
 
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten PALI ; Drs Suprihyatno, saat dihubungi kabarpali.com, mengatakan bahwa temuan warga tersebut sudah mereka laporkan kepada dinas terkait untuk dilakukan penelitian, sehingga nanti bisa disimpulkan, apakah memang termasuk benda bersejarah atau bukan. Termasuk jenis dan sebagainya. 
 
"Kami sudah laporkan ke dinas terkait ; BPCB Jambi dan Disbudpar Provinsi Sumsel, senoga segera dilakukan peninjauan," ujar Suprihyatno, via Whatsapp Mesengger (WA).[red]

BERITA LAINNYA

102129 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79849 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39701 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26437 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23744 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
Abab [kabarpali.com] - Minggu (8/10), warga Desa Betung Kecamatan Abab dihebohkan oleh penemuan barang antik oleh salah satu warganya. Mereka pun berbondong bondong ingin melihat benda diduga peninggalan zaman dahulu itu. 
 
Dari informasi yang diterima kabarpali.com, penemuan benda diduga antik tersebut bermula dari aktivitas nenek Almina (60) yang sedang membersihkan kebun di samping rumahnya, di Desa Betung Barat Kecamatan Abab, sekira pukul 10.00 WIB. 
 
Saat ia hendak menggali tanah untuk menanam kunyit, ia kemudian justru menemukan mangkok kecil model kuno.
 
Senang dengan penemuannya itu, Nenek Almina terus menggali lebih dalam. Ternyata ia pun kembali menemukan berbagai benda lainnya. Yakni berupa enam buah guci, dua mangkok, satu buah piring besar, delapan mangkok kecil dan lima buah piring ukuran kecil. 
 
"Sebelumnya saya sama sekali tidak ada firasat atau mimpi apapun. Semua hanya serba kebetulan saja," ujar Nenek Almina, Minggu siang (8/10).
 
Penemuan benda benda kuno diakui salah seorang warga, bukan hanya kali pertama itu ditemukan. Sebelumnya, juga pernah ditemukan guci sebanyak tiga buah. 
 
"Dulu pernah ditemukan guci kuno. Namun penemunya diam diam saja, tidak memberitahukan orang lain," ujar Mawiyah (59), warga setempat lainnya. 
 
Sedikit heran, ia mengatakan bahwa di daerahnya itu sepertinya memang banyak terpendam barang antik peninggalan dahulu. "Tidak tahu ada apa di sini dahulu, sehingga banyak ditemukan benda kuno," tukasnya. 
 
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten PALI ; Drs Suprihyatno, saat dihubungi kabarpali.com, mengatakan bahwa temuan warga tersebut sudah mereka laporkan kepada dinas terkait untuk dilakukan penelitian, sehingga nanti bisa disimpulkan, apakah memang termasuk benda bersejarah atau bukan. Termasuk jenis dan sebagainya. 
 
"Kami sudah laporkan ke dinas terkait ; BPCB Jambi dan Disbudpar Provinsi Sumsel, senoga segera dilakukan peninjauan," ujar Suprihyatno, via Whatsapp Mesengger (WA).[red]

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, PWI PALI Gelar Ekspedisi Telusur Alam dan Kampanye Jaga Lingkungan

31 Oktober 2026 141

PALI [kabarpali.com] - Tak sekadar menggelar kegiatan seremonial, Persatuan [...]

PGRI dan Dewan Pendidikan PALI Sampaikan Keluhan Guru PPPK yang Belum Gajian, Disdik Janji Segera Selesaikan

29 Oktober 2026 802

PALI [kabarpali.com] – Keterlambatan pembayaran gaji guru Pegawai [...]

close button