Pipa Bocor, Minyak Mentah PT PBS Genangi Jalan dan Kebun Warga

Oleh Redaksi KABARPALI | 23 Februari 2020


Penukal [kabarpali.com- Semburan minyak mentah milik PT Petro Enim Betung Selo (PBS) genangi jalan, rawa dan kebun warga di Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Genangan minyak mentah berwarna hitam pekat itu disebabkan pecahnya pipa transfer milik PT PBS yang mengalir menuju PPP Pengabuan, tepatnya di jalan PT EPI.
 
Menurut informasi di lapangan, bocornya pipa minyak mentah disebabkan oleh tindak sabotase dengan cara memotong pipa, pada Sabtu (22/2/2020).
 
 
Akibat insiden itu, warga setempat mengalami kerugian tak sedikit. Sebab, selain aktivitas terhambat, lahan kebun mereka yang menjadi tempat bergantung hidup dengan bertani pun kini digenangi minyak mentah.
 
"Aliran minyak mentah ini sudah mengalir di ladang padi saya, juga sungai atau rawa rawa di samping ladang saya sudah penuh dengan minyak mentah ini pak," tutur Muslim, warga Purun Timur pada awak media.
 
Menurut Muslim, pipa itu sudah kali kedua ini mengalami kebocoran, ia pun belum memperbolehkan pihak perusahaan tersebut membersihkan ceceran minyak mentah sebelum ada kesepakatan soal ganti kerugian yang dialaminya.
 
"Kami tidak tahu jelas apa memang disabotase atau tidak. Namun yang pasti dengan kejadian ini, kami masyarakat sudah dirugikan," cetusnya.
 
Pernyataan senada juga disampaikan Daimin, warga setempat. Ia membenarkan terkait kebocoran yang berada di dekat Kebun Karet Harom, warga Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang.
 
Menurut Harom, pipa bocor itu sudah mengalirkan minyak mentah hingga radius 300 meter sampai ke sungai di samping ladangnya.
 
"Seperti Muslim, kami juga belum mengizinkan PT PBS melakukan pembersihan. Sebelum jelas bagaimana kesepakatan dengan kami," tegasnya.
 
Sementara itu, PT PBS melalui Field Manager, Nursamsu alias Buyung berdalih bahwa hingga kini kebocoran itu sudah berhasil mereka diatasi.
 
"Alhamdulillah hari ini sudah bisa diatasi team kita di lapangan," singkatnya, melalui Whatsapp, Sabtu sore (22/2/2020).[red]

BERITA LAINNYA

101931 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79043 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39378 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25905 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23543 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Penukal [kabarpali.com- Semburan minyak mentah milik PT Petro Enim Betung Selo (PBS) genangi jalan, rawa dan kebun warga di Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Genangan minyak mentah berwarna hitam pekat itu disebabkan pecahnya pipa transfer milik PT PBS yang mengalir menuju PPP Pengabuan, tepatnya di jalan PT EPI.
 
Menurut informasi di lapangan, bocornya pipa minyak mentah disebabkan oleh tindak sabotase dengan cara memotong pipa, pada Sabtu (22/2/2020).
 
 
Akibat insiden itu, warga setempat mengalami kerugian tak sedikit. Sebab, selain aktivitas terhambat, lahan kebun mereka yang menjadi tempat bergantung hidup dengan bertani pun kini digenangi minyak mentah.
 
"Aliran minyak mentah ini sudah mengalir di ladang padi saya, juga sungai atau rawa rawa di samping ladang saya sudah penuh dengan minyak mentah ini pak," tutur Muslim, warga Purun Timur pada awak media.
 
Menurut Muslim, pipa itu sudah kali kedua ini mengalami kebocoran, ia pun belum memperbolehkan pihak perusahaan tersebut membersihkan ceceran minyak mentah sebelum ada kesepakatan soal ganti kerugian yang dialaminya.
 
"Kami tidak tahu jelas apa memang disabotase atau tidak. Namun yang pasti dengan kejadian ini, kami masyarakat sudah dirugikan," cetusnya.
 
Pernyataan senada juga disampaikan Daimin, warga setempat. Ia membenarkan terkait kebocoran yang berada di dekat Kebun Karet Harom, warga Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang.
 
Menurut Harom, pipa bocor itu sudah mengalirkan minyak mentah hingga radius 300 meter sampai ke sungai di samping ladangnya.
 
"Seperti Muslim, kami juga belum mengizinkan PT PBS melakukan pembersihan. Sebelum jelas bagaimana kesepakatan dengan kami," tegasnya.
 
Sementara itu, PT PBS melalui Field Manager, Nursamsu alias Buyung berdalih bahwa hingga kini kebocoran itu sudah berhasil mereka diatasi.
 
"Alhamdulillah hari ini sudah bisa diatasi team kita di lapangan," singkatnya, melalui Whatsapp, Sabtu sore (22/2/2020).[red]

BERITA TERKAIT

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

16 Juli 2026 129

Musi Banyuasin [kabarpali.com] -  Medco E&P Grissik Ltd. (Medco [...]

Aksi Bakar Balas Dendam : "Nasi pun Sudah Menjadi Bubur"

09 Juli 2026 751

Dua hari terakhir, Bumi Serepat Serasan dibuat geger oleh insiden pembakaran [...]

close button