Adera Field Berbagi Pengetahuan Tentang Virus Corona

Oleh Redaksi KABARPALI | 20 Februari 2020


PALI [kabarpali.com] – Sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas, PT Pertamina EP mempunyai tugas mencari sumber minyak dan gas untuk mencapai target produksi yang ditetapkan. 
 
 
Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina EP juga senantiasa menjunjung tinggi aspek Health, Safety, Security and Environment dalam setiap lini kegiatannya.
 
Salah satu implementasi aspek health dilaksanakan oleh Pertamina EP (PEP) Asset 2 Adera Field melalui sharing knowledge virus corona, Rabu (12/02). 
 
Materi yang berisi informasi mengenai sumber, penyebab dan cara pencegahannya ini disampaikan oleh Dr. Ervina pengurus klinik HR Adera Field.
 
 
Monthly Safety Meeting (MSM) Adera Field rutin dilaksanakan setiap bulannya. Selain agenda utama membahas mengenai safety, dalam MSM inipun kerap diisi dengan sharing informasi mengenai hal-hal yang menyangkut lingkungan kehidupan sehari-hari. 
 
Seperti isu penyebaran N-CoV yang mulai muncul di negara China dan sudah menyebar ke beberapa negara lainnya. 
 
Meskipun di Indonesia penyebarannya belum ada, namun perlu untuk diwaspadai oleh kita semua. Penyebaran virus ini tidak hanya akibat tertular dari penderita virus ini saja, namun juga dipengaruhi oleh pola hidup yang tidak sehat. 
 
Menurut Dr. Ervina, virus N-CoV ini sendiri berasal dari coronavirus hewan kelelawar yang berekombinasi dengan ular cobra, “mengingat di wilayah Indonesia dan sekitar kita sendiri keberadaan hewan ini masih sangat mudah ditemui inilah yang menjadikan kita juga harus waspada.” 
 
Lebih lanjut Dr. Ervina menghimbau agar tidak mengkonsumsi makanan ekstrim apalagi dalam kondisi tidak matang, menjaga kesehatan dan menggunakan masker yang sesuai.
 
Adera Field Manager Hermansyah dalam arahannya menyampaikan, agar menjadi perhatian kita bersama tentang N-CoV yang sudah di sampaikan oleh Dr. Ervina. 
 
Antisipasi terhadap penyebaran virus seperti ini juga merupakan upaya menjaga kesehatan dan keselamatan para pekerja atau dengan kata lain juga merupakan aspek HSSE dalam kehidupan sehari-hari. 
 
“Agar bagi pekerja yang akan melakukan perjalanan untuk selalu menggunakan masker saat berada di bandara, mengingat saat ini penyebaran virus N-CoV ini sangat mungkin dapat tersebar melalui interaksi dibandara,” tutupnya.[red/rls]

BERITA LAINNYA

101931 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79042 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39377 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25905 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23541 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] – Sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas, PT Pertamina EP mempunyai tugas mencari sumber minyak dan gas untuk mencapai target produksi yang ditetapkan. 
 
 
Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina EP juga senantiasa menjunjung tinggi aspek Health, Safety, Security and Environment dalam setiap lini kegiatannya.
 
Salah satu implementasi aspek health dilaksanakan oleh Pertamina EP (PEP) Asset 2 Adera Field melalui sharing knowledge virus corona, Rabu (12/02). 
 
Materi yang berisi informasi mengenai sumber, penyebab dan cara pencegahannya ini disampaikan oleh Dr. Ervina pengurus klinik HR Adera Field.
 
 
Monthly Safety Meeting (MSM) Adera Field rutin dilaksanakan setiap bulannya. Selain agenda utama membahas mengenai safety, dalam MSM inipun kerap diisi dengan sharing informasi mengenai hal-hal yang menyangkut lingkungan kehidupan sehari-hari. 
 
Seperti isu penyebaran N-CoV yang mulai muncul di negara China dan sudah menyebar ke beberapa negara lainnya. 
 
Meskipun di Indonesia penyebarannya belum ada, namun perlu untuk diwaspadai oleh kita semua. Penyebaran virus ini tidak hanya akibat tertular dari penderita virus ini saja, namun juga dipengaruhi oleh pola hidup yang tidak sehat. 
 
Menurut Dr. Ervina, virus N-CoV ini sendiri berasal dari coronavirus hewan kelelawar yang berekombinasi dengan ular cobra, “mengingat di wilayah Indonesia dan sekitar kita sendiri keberadaan hewan ini masih sangat mudah ditemui inilah yang menjadikan kita juga harus waspada.” 
 
Lebih lanjut Dr. Ervina menghimbau agar tidak mengkonsumsi makanan ekstrim apalagi dalam kondisi tidak matang, menjaga kesehatan dan menggunakan masker yang sesuai.
 
Adera Field Manager Hermansyah dalam arahannya menyampaikan, agar menjadi perhatian kita bersama tentang N-CoV yang sudah di sampaikan oleh Dr. Ervina. 
 
Antisipasi terhadap penyebaran virus seperti ini juga merupakan upaya menjaga kesehatan dan keselamatan para pekerja atau dengan kata lain juga merupakan aspek HSSE dalam kehidupan sehari-hari. 
 
“Agar bagi pekerja yang akan melakukan perjalanan untuk selalu menggunakan masker saat berada di bandara, mengingat saat ini penyebaran virus N-CoV ini sangat mungkin dapat tersebar melalui interaksi dibandara,” tutupnya.[red/rls]

BERITA TERKAIT

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

16 Juli 2026 129

Musi Banyuasin [kabarpali.com] -  Medco E&P Grissik Ltd. (Medco [...]

Pemkab PALI Serahkan Lahan Pembangunan Peningkatan RSUD Talang Ubi

29 Juni 2026 642

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab [...]

close button