Peredaran Minyak Cong Palembang Makin Vulgar, Masyarakat Desak Polisi Tegas

Oleh Redaksi KABARPALI | 15 Mei 2024


Palembang [kabarpali.com]– Kendati penyelundupan minyak mentah atau minyak cong dari Palembang, Sumatera Selatan berkali-kali berhasil digagalkan aparat, namun upaya tersebut tidak lantas membuat produsen jera.

Beberapa penggerebekan tempat penampungan dan pengolahan minyak cong di Provinsi Sumatera Selatan pun tidak menyurutkan nyali mereka untuk terus melakukan produksi minyak ilegal yang lantas diolah menjadi BBM (Minyak Standar Pertamina).

Hingga kini pengolahan minyak cong makin marak dan sudah menjadi sumber rupiah yang menggiurkan, karena banyak dibutuhkan industri-industri. Tidak saja dari wilayah asalnya di Palembang, namun telah menyebar ke seluruh Indonesia. 

Penjualannya semakin terang-terangan dan didistribusikan hingga ke seluruh pelosok Indonesia. 

“Sekarang sudah berani berjualan melalui media sosial seperti tik tok hingga facebook,” ujar Zulkarnain, warga masyarakat sekaligus Pemerhati Lingkungan dari Sumatera Selatan melalui sambungan telpon, Selasa (14/5/2024).

Karenanya, Zulkarnain mendesak kepolisian, khususnya Polda Sumatera Selatan untuk segera menindak tegas tempat penampungan dan pengolahan minyak cong di wilayahnya.

“Harus ditindak tegas, tidak pandang bulu. Karena dalam hal ini tidak saja Pertamina yang rugi, namun masyarakat juga ikut dirugikan. Termasuk lingkungan yang ikut dirusak,” tutupnya.

Ketika ditelusuri di media sosial, praktik jual beli minyak mentah atau minyak cong dari Palembang, Sumatera Selatan ini memang menakjubkan. Di facebook bahkan terlihat vulgar, karena penjual atau pembelinya berani mencantumkan nomor telpon.

“Jual Beli Minyak Solar Industri Palembang,” demikian nama salah satu grup di facebook yang malah dijadikan sarana untuk transaksi minyak cong.

Banyak minyak cong dalam partai kecil dan partai besar yang ditawarkan di grup tersebut ketika ditelusuri di laman facebook pada Selasa 14 Mei 2024 malam. 

“Yg butuh solar industri Wil Palembang, Jambi, Lampung , harga bersahabat, siap kerjasama, Wa 089563103XXXX,” tulisnya.

“Ikut boss kerja sama nya solar Kito 50drum/1tangki,” jawab akun lainnya.[em/red]

BERITA LAINNYA

101936 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79062 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39391 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25915 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23553 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Palembang [kabarpali.com]– Kendati penyelundupan minyak mentah atau minyak cong dari Palembang, Sumatera Selatan berkali-kali berhasil digagalkan aparat, namun upaya tersebut tidak lantas membuat produsen jera.

Beberapa penggerebekan tempat penampungan dan pengolahan minyak cong di Provinsi Sumatera Selatan pun tidak menyurutkan nyali mereka untuk terus melakukan produksi minyak ilegal yang lantas diolah menjadi BBM (Minyak Standar Pertamina).

Hingga kini pengolahan minyak cong makin marak dan sudah menjadi sumber rupiah yang menggiurkan, karena banyak dibutuhkan industri-industri. Tidak saja dari wilayah asalnya di Palembang, namun telah menyebar ke seluruh Indonesia. 

Penjualannya semakin terang-terangan dan didistribusikan hingga ke seluruh pelosok Indonesia. 

“Sekarang sudah berani berjualan melalui media sosial seperti tik tok hingga facebook,” ujar Zulkarnain, warga masyarakat sekaligus Pemerhati Lingkungan dari Sumatera Selatan melalui sambungan telpon, Selasa (14/5/2024).

Karenanya, Zulkarnain mendesak kepolisian, khususnya Polda Sumatera Selatan untuk segera menindak tegas tempat penampungan dan pengolahan minyak cong di wilayahnya.

“Harus ditindak tegas, tidak pandang bulu. Karena dalam hal ini tidak saja Pertamina yang rugi, namun masyarakat juga ikut dirugikan. Termasuk lingkungan yang ikut dirusak,” tutupnya.

Ketika ditelusuri di media sosial, praktik jual beli minyak mentah atau minyak cong dari Palembang, Sumatera Selatan ini memang menakjubkan. Di facebook bahkan terlihat vulgar, karena penjual atau pembelinya berani mencantumkan nomor telpon.

“Jual Beli Minyak Solar Industri Palembang,” demikian nama salah satu grup di facebook yang malah dijadikan sarana untuk transaksi minyak cong.

Banyak minyak cong dalam partai kecil dan partai besar yang ditawarkan di grup tersebut ketika ditelusuri di laman facebook pada Selasa 14 Mei 2024 malam. 

“Yg butuh solar industri Wil Palembang, Jambi, Lampung , harga bersahabat, siap kerjasama, Wa 089563103XXXX,” tulisnya.

“Ikut boss kerja sama nya solar Kito 50drum/1tangki,” jawab akun lainnya.[em/red]

BERITA TERKAIT

JMSI Sumsel Gandeng PT Rifan Financindo Berjangka Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

30 Juli 2026 188

Palembang [kabarpali.com] – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) [...]

Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI di Tengah Polemik Laporan Penghinaan Wartawan

30 Juli 2026 325

Jakarta [kabarpali.com] – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad [...]

PALI Resmi Luncurkan PPLPD 2026, Siapkan Atlet Pelajar Berprestasi dari Tiga Cabang Olahraga

23 Juli 2026 158

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

close button