Tingkatkan Kesiapsiagaan Sejak Dini, Medco E&P Edukasi Siswa SDN 33 Ibul Hadapi Bahaya Api

Oleh Redaksi KABARPALI | 04 September 2026


PALI [kabarpali.com] - Pengetahuan tentang keselamatan dan penanganan kebakaran perlu dikenalkan sejak dini. Hal inilah yang dilakukan KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya api serta praktik penanganan kebakaran ringan di SDN 33 Ibul, Desa Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (3/9/2026).

Sebanyak 64 peserta yang terdiri dari siswa kelas 5 dan 6 serta para guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Edukasi tidak hanya diberikan melalui penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi simulasi langsung agar peserta memahami langkah pencegahan sekaligus tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat akibat api.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan/Sarpras PALI, Suyadi, S.KM., bersama tim; Sekretaris Desa Ibul, Yas Budaya, yang mewakili Pemerintah Desa Ibul; Kepala SDN 33 Ibul, Kholil Abdullah, S.Pd., SD., Gr., beserta jajaran guru; Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia beserta jajaran; serta perwakilan Rumah Zakat.

Dalam kesempatan itu, Ericka Lestari Dewi A. menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, Pemerintah Desa Ibul dan Damkar PALI yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Medco E&P selalu berkomitmen untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan menjaga lingkungan serta bertindak sesuai dengan standar kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan. Kami berharap edukasi bersama tim Damkar ini dapat memberikan tambahan ilmu yang berguna bagi siswa dan guru dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita tahu cara mencegah dan mengatasinya sejak dini,” ujar Ericka.

Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan bukan hanya penting di lingkungan kerja, tetapi juga perlu menjadi bagian dari pengetahuan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, edukasi kepada anak-anak diharapkan dapat membangun kesadaran dan kebiasaan untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya api.

Kepala SDN 33 Ibul, Kholil Abdullah, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai materi dan praktik yang diberikan menjadi pengalaman berharga bagi para siswa maupun guru.

“Terima kasih Medco dan Damkar PALI yang telah memberikan wawasan berharga ini. Semoga pengetahuan ini bermanfaat dan menjadi pembelajaran yang baik bagi siswa maupun dewan guru. Kami berharap silaturahmi ini terus terjaga dan ke depannya dapat kembali diadakan edukasi dengan tema berbeda,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Yas Budaya yang mewakili Pemerintah Desa Ibul. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada Medco atas kepeduliannya memberikan ilmu penanganan api ringan ini. Semoga sinergi dan kerja sama antara Medco, instansi pendidikan, dan Pemdes Ibul terus berkelanjutan demi kemajuan anak didik kami,” ungkap Yas.

Pada sesi edukasi, tim Damkar PALI menjelaskan sejumlah materi dasar mengenai kebakaran, mulai dari konsep segitiga api, jenis media pemadam, klasifikasi kebakaran atau fire class, hingga persyaratan teknis dan tata cara pemasangan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan. Para siswa dan guru diberi kesempatan mencoba menggunakan APAR untuk memadamkan api. Peserta juga diperkenalkan dengan teknik sederhana menangani api pada tabung gas menggunakan karung goni basah dan fire blanket.

Simulasi ini menjadi bagian penting dari kegiatan karena peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memahami bagaimana bersikap tenang, mengenali sumber bahaya dan melakukan langkah penanganan awal secara aman.

Selain memberikan edukasi keselamatan, Medco E&P juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas sekolah. Secara simbolis, perusahaan menyerahkan bantuan berupa empat unit lampu kedaruratan (emergency light), dua unit gulungan kabel (extension cord reel) dan dua unit pengeras suara (speaker) kepada SDN 33 Ibul.

Melalui kegiatan tersebut, Medco E&P berharap kesadaran mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran dapat tumbuh sejak usia sekolah, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dunia pendidikan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.[rils]

BERITA LAINNYA

102000 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79313 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39528 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

26140 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23623 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] - Pengetahuan tentang keselamatan dan penanganan kebakaran perlu dikenalkan sejak dini. Hal inilah yang dilakukan KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya api serta praktik penanganan kebakaran ringan di SDN 33 Ibul, Desa Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (3/9/2026).

Sebanyak 64 peserta yang terdiri dari siswa kelas 5 dan 6 serta para guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Edukasi tidak hanya diberikan melalui penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi simulasi langsung agar peserta memahami langkah pencegahan sekaligus tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat akibat api.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan/Sarpras PALI, Suyadi, S.KM., bersama tim; Sekretaris Desa Ibul, Yas Budaya, yang mewakili Pemerintah Desa Ibul; Kepala SDN 33 Ibul, Kholil Abdullah, S.Pd., SD., Gr., beserta jajaran guru; Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia beserta jajaran; serta perwakilan Rumah Zakat.

Dalam kesempatan itu, Ericka Lestari Dewi A. menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, Pemerintah Desa Ibul dan Damkar PALI yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Medco E&P selalu berkomitmen untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan menjaga lingkungan serta bertindak sesuai dengan standar kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan. Kami berharap edukasi bersama tim Damkar ini dapat memberikan tambahan ilmu yang berguna bagi siswa dan guru dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita tahu cara mencegah dan mengatasinya sejak dini,” ujar Ericka.

Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan bukan hanya penting di lingkungan kerja, tetapi juga perlu menjadi bagian dari pengetahuan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, edukasi kepada anak-anak diharapkan dapat membangun kesadaran dan kebiasaan untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya api.

Kepala SDN 33 Ibul, Kholil Abdullah, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai materi dan praktik yang diberikan menjadi pengalaman berharga bagi para siswa maupun guru.

“Terima kasih Medco dan Damkar PALI yang telah memberikan wawasan berharga ini. Semoga pengetahuan ini bermanfaat dan menjadi pembelajaran yang baik bagi siswa maupun dewan guru. Kami berharap silaturahmi ini terus terjaga dan ke depannya dapat kembali diadakan edukasi dengan tema berbeda,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Yas Budaya yang mewakili Pemerintah Desa Ibul. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada Medco atas kepeduliannya memberikan ilmu penanganan api ringan ini. Semoga sinergi dan kerja sama antara Medco, instansi pendidikan, dan Pemdes Ibul terus berkelanjutan demi kemajuan anak didik kami,” ungkap Yas.

Pada sesi edukasi, tim Damkar PALI menjelaskan sejumlah materi dasar mengenai kebakaran, mulai dari konsep segitiga api, jenis media pemadam, klasifikasi kebakaran atau fire class, hingga persyaratan teknis dan tata cara pemasangan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan. Para siswa dan guru diberi kesempatan mencoba menggunakan APAR untuk memadamkan api. Peserta juga diperkenalkan dengan teknik sederhana menangani api pada tabung gas menggunakan karung goni basah dan fire blanket.

Simulasi ini menjadi bagian penting dari kegiatan karena peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memahami bagaimana bersikap tenang, mengenali sumber bahaya dan melakukan langkah penanganan awal secara aman.

Selain memberikan edukasi keselamatan, Medco E&P juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas sekolah. Secara simbolis, perusahaan menyerahkan bantuan berupa empat unit lampu kedaruratan (emergency light), dua unit gulungan kabel (extension cord reel) dan dua unit pengeras suara (speaker) kepada SDN 33 Ibul.

Melalui kegiatan tersebut, Medco E&P berharap kesadaran mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran dapat tumbuh sejak usia sekolah, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dunia pendidikan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.[rils]

BERITA TERKAIT

Pertamina EP Pendopo dan Medco E&P Perkuat Sinergi dengan Wartawan PALI Lewat Edukasi Media

03 September 2026 146

PALI [kabarpali.com] — Kolaborasi antara Pertamina EP (PEP) Pendopo Field [...]

PHR Zona 4 Padamkan 113 Titik Karhutla di Sumsel, Puluhan Armada Disiagakan

02 September 2026 155

Sumsel [kabarpali.com] — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang [...]

close button