Na’as, Seorang Remaja Tewas Akibat ditusuk Pria Mabuk

Oleh Redaksi KABARPALI | 06 April 2021


  Talang Ubi [kabarpali.com] - Sedang bercanda, seolah-olah bergulat di dekat sebuah pance (pondokan atau tempat duduk) salah satu dari dua remaja tewas ditikam oleh seseorang yang diduga sedang mabuk berat. Salah satu dari dua orang remaja warga Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu mengalami kejadian nahas berujung maut, pada Senin (5/4/2021) sekitar pukul 24.00 WIB.

Dari informasi yang didapat media ini, saat mereka tengah bercanda, tiba-tiba datang seseorang yang diduga tengah mabuk yang langsung menusuk korban Victario (19) kebagian perut, leher dan dada dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Sehingga, korban mengalami luka empat liang dan langsung bersimbah darah dan akhirnya meninggal dunia ketika saat dilarikan ke Puskesmas Simpang Babat, Kecamatan Penukal.

Tak ayal, kejadian ini langsung membuat sekitar kejadian ramai dan langsung dilaporkan ke kepolisian serta berusaha menolong korban dengan membawanya ke puskesmas terdekat. 

"Kejadiannya kurang tahu pasti, karena kami mendapat kabar korban sudah berada di Puskesmas. Kabar itu kami terima sekitar jam 3 malam," ujar Wandra, Kepala Desa Panta Dewa, Selasa (6/5/2021).

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa saat ini korban sudah dimakamkan pihak keluarga dan petugas dari Polsek Talang Ubi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Korban merupakan warga Dusun IV, tapi kejadian di Dusun II. Info yang kami dapat, hanya gara-gara bercanda, tapi untuk lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kepolisian," terangnya.

Sementara, teman Korban Edwin (20) berkata bahwa ia dan Victorio pada malam itu sedang bergulat dekat sebuah pondokan. "Kami bergulat tidak serius. Tiba-tiba datang (tersangka) dan langsung menikamkan pisau." katanya.

Korban sempat berlari ke rumah pamannya. Namun saat akan dibawa ke Puskesmas, nyawanya tak tertolong, jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Alfian Nasution, melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang SH mengaku, bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

Dijelaskan, pelaku diduga mabuk saat melancarkan aksinya. Bermaksud hendak melerai, sudah dilerai namun tak dihindarkan. Sehingga pelaku menusukkan pisau kepada korban yang sedang bersama temannya Edwin.

"Pelaku telah kita ketahui identitasnya dan saat ini tengah kami kejar yang mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pelaku bisa kita amankan," ujarnya.[red]


BERITA LAINNYA

101928 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79038 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39377 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25900 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23539 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

  Talang Ubi [kabarpali.com] - Sedang bercanda, seolah-olah bergulat di dekat sebuah pance (pondokan atau tempat duduk) salah satu dari dua remaja tewas ditikam oleh seseorang yang diduga sedang mabuk berat. Salah satu dari dua orang remaja warga Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu mengalami kejadian nahas berujung maut, pada Senin (5/4/2021) sekitar pukul 24.00 WIB.

Dari informasi yang didapat media ini, saat mereka tengah bercanda, tiba-tiba datang seseorang yang diduga tengah mabuk yang langsung menusuk korban Victario (19) kebagian perut, leher dan dada dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Sehingga, korban mengalami luka empat liang dan langsung bersimbah darah dan akhirnya meninggal dunia ketika saat dilarikan ke Puskesmas Simpang Babat, Kecamatan Penukal.

Tak ayal, kejadian ini langsung membuat sekitar kejadian ramai dan langsung dilaporkan ke kepolisian serta berusaha menolong korban dengan membawanya ke puskesmas terdekat. 

"Kejadiannya kurang tahu pasti, karena kami mendapat kabar korban sudah berada di Puskesmas. Kabar itu kami terima sekitar jam 3 malam," ujar Wandra, Kepala Desa Panta Dewa, Selasa (6/5/2021).

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa saat ini korban sudah dimakamkan pihak keluarga dan petugas dari Polsek Talang Ubi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Korban merupakan warga Dusun IV, tapi kejadian di Dusun II. Info yang kami dapat, hanya gara-gara bercanda, tapi untuk lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kepolisian," terangnya.

Sementara, teman Korban Edwin (20) berkata bahwa ia dan Victorio pada malam itu sedang bergulat dekat sebuah pondokan. "Kami bergulat tidak serius. Tiba-tiba datang (tersangka) dan langsung menikamkan pisau." katanya.

Korban sempat berlari ke rumah pamannya. Namun saat akan dibawa ke Puskesmas, nyawanya tak tertolong, jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Alfian Nasution, melalui Kanit Reskrim Ipda Bambang SH mengaku, bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

Dijelaskan, pelaku diduga mabuk saat melancarkan aksinya. Bermaksud hendak melerai, sudah dilerai namun tak dihindarkan. Sehingga pelaku menusukkan pisau kepada korban yang sedang bersama temannya Edwin.

"Pelaku telah kita ketahui identitasnya dan saat ini tengah kami kejar yang mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pelaku bisa kita amankan," ujarnya.[red]


BERITA TERKAIT

Kejari PALI Tetapkan Lima Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp900 Juta

21 Juli 2026 985

PALI [kabarpali.com] – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab [...]

PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Insan Pers

19 Juli 2026 199

JAKARTA [kabarpali.com] – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat [...]

Aksi Bakar Balas Dendam : "Nasi pun Sudah Menjadi Bubur"

09 Juli 2026 741

Dua hari terakhir, Bumi Serepat Serasan dibuat geger oleh insiden pembakaran [...]

close button