BPS PALI Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Layanan Statistik
PALI [kabarpali.com] — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait evaluasi standar pelayanan publik, Selasa (26/5/2026), di Ruang Rapat BPS PALI, kawasan Simpang Airport, Talang Ubi.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua STIT Mambaul Hikam Dr. Erlin Susri, S.Sos., M.Pd.I., selaku akademisi, Ketua PWI PALI J. Sadewo, S.H., M.H., perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI, tokoh masyarakat, mahasiswa, hingga unsur pengguna layanan publik lainnya.
Kepala BPS PALI, Pusmawaty, S.E., M.M., mengatakan Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk menghimpun masukan, saran, dan evaluasi dari berbagai elemen masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan BPS PALI.
Menurutnya, BPS PALI yang baru terbentuk pada Oktober 2025 masih terus berbenah, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia.
“BPS PALI sendiri baru terbentuk pada Oktober 2025 lalu. Karena itu, pelayanan yang kami berikan tentu masih perlu terus ditingkatkan di tengah keterbatasan fasilitas dan SDM yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BPS PALI saat ini memberikan berbagai layanan statistik terpadu, seperti pelayanan permintaan data, konsultasi data, metadata, hingga klasifikasi statistik. Layanan tersebut dapat diakses masyarakat secara langsung di kantor maupun melalui website resmi dan media sosial BPS PALI.
“Ke depan kami akan terus menjalin kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak agar tujuan pelayanan statistik kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua STIT Mambaul Hikam, Dr. Erlin Susri, menyampaikan bahwa kalangan akademisi dan perguruan tinggi merupakan pihak yang sangat membutuhkan data statistik dalam berbagai kegiatan penelitian dan penyusunan karya ilmiah.
Karena itu, ia berharap validitas dan akurasi data yang dirilis BPS PALI terus ditingkatkan agar tetap sesuai dengan kondisi riil di masyarakat.
“Jangan sampai ada perbedaan mencolok antara data yang dikeluarkan BPS dengan kondisi konkret di lapangan. Hal itu bisa memunculkan krisis kepercayaan publik terhadap lembaga ini,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua PWI PALI, J. Sadewo, S.H., M.H. Menurutnya, insan pers di Kabupaten PALI sangat mendukung langkah kolaboratif yang dibangun BPS bersama para stakeholder, khususnya media massa.
Ia menilai media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi dan data statistik kepada masyarakat secara luas dengan bahasa yang mudah dipahami.
“Data harus bisa diakses semua pihak dengan mudah, termasuk disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar dapat dipahami masyarakat umum. Dengan kerja sama yang baik bersama media, berbagai program dan kebijakan BPS dapat tersampaikan lebih efektif,” ujarnya.
Forum konsultasi publik tersebut berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi konstruktif. Melalui kegiatan ini, BPS PALI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan statistik bagi masyarakat, sebagai dasar penting dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan daerah.[ril/red]










