Bisnis Beras, Dua Gapoktan PALI dimodali Rp160 Juta

Oleh Redaksi KABARPALI | 07 April 2018
Kepala Dinas Ketahanan Pangan PALI ; Drs. Agen Eleidi


PALI [kabarpali.com] - Dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten PALI, menerima bantuan permodalan usaha jual beli beras murah. Mereka membeli gabah dari petani, lalu menjual lagi pada masyarakat dalam bentuk beras.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten PALI ; Drs Agen Eleidi, menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program Badan Ketahanan Pangan - Kementerian Pertanian RI, bertajuk Peningkatan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). Tujuannya untuk menstabilkan harga kebutuhan dasar rakyat. 
 
"Dua Gapoktan itu adalah Gapoktan Sumber Rezeki di Talang Ubi Utara dan Gapoktan Multi Abadi di Pengabuan Timur Kecamatan Abab. Masing - masing mendapat bantuan modal Rp160 juta," tutur Agen, di kantornya, Selasa (3/4/2018).
 
Sistem bisnis yang dijalankan oleh dua Gapoktan yang berisi 40 Kelompok Tani itu, adalah membeli gabah kering panen dari petani, dengan plafon harga yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp4400 perkilogram. Lalu menjual lagi dalam bentuk beras pada masyarakat paling mahal Rp9250 perkilogramnya.
 
"Target yang ditetapkan hingga akhir tahun adalah 38 ton beras, tiap Gapoktan. Sedangkan rincian bantuan dana Rp100 juta untuk modal beli, dan dialokasikan modal operasional Rp60 juta," urainya. 
 
Agar menarik, lanjut Agen, beras yang siap jual akan dikemas secara khusus dengan merk yang ditetapkan pemerintah. Mereka juga akan mensuplay di warung sembako dengan harga yang bersaing.
 
Sarbeni, Ketua Gapoktan Multi Abadi, didampingi Penyuluh BP4K Tanah Abang ; Titi Widjonarko SP, pada kabarpali.com, menyatakan senang dengan bantuan pemerintah tersebut. Namun kendala yang dihadapi saat ini adalah kelangkaan gabah di kawasan PALI.
 
"Maklum saat ini belum memasuki musim panen. Selain itu kita juga dihadapkan dengan masalah harga yang sangat tinggi, di atas plafon yang ditetapkan," ujarnya.
 
Namun demikian, bersama Dinas Ketahanan Pangan PALI, mereka akan segera berkoordinasi dengan pihak provinsi, untuk meminta petunjuk terkait hal itu. 
 
"Sekarang kita optimis saja. Usaha yang disupport pemerintah ini akan berjalan dengan baik dan lancar. Serta dapat mencapai tujuannya, yakni menstabilkan harga beras di tengah maayarakat kita," timpal Penyuluh Pendamping ; Titi Widjonarko.
 
Melalui media ini, ia juga berpesan jika ada warga yang mau menjual gabah kering panen,  bisa menghubungi nomor ponsel 081278030365. Mereka menyatakan akan membelinya.[red]

BERITA LAINNYA

101931 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79043 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39378 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25905 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23543 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten PALI, menerima bantuan permodalan usaha jual beli beras murah. Mereka membeli gabah dari petani, lalu menjual lagi pada masyarakat dalam bentuk beras.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten PALI ; Drs Agen Eleidi, menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program Badan Ketahanan Pangan - Kementerian Pertanian RI, bertajuk Peningkatan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). Tujuannya untuk menstabilkan harga kebutuhan dasar rakyat. 
 
"Dua Gapoktan itu adalah Gapoktan Sumber Rezeki di Talang Ubi Utara dan Gapoktan Multi Abadi di Pengabuan Timur Kecamatan Abab. Masing - masing mendapat bantuan modal Rp160 juta," tutur Agen, di kantornya, Selasa (3/4/2018).
 
Sistem bisnis yang dijalankan oleh dua Gapoktan yang berisi 40 Kelompok Tani itu, adalah membeli gabah kering panen dari petani, dengan plafon harga yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp4400 perkilogram. Lalu menjual lagi dalam bentuk beras pada masyarakat paling mahal Rp9250 perkilogramnya.
 
"Target yang ditetapkan hingga akhir tahun adalah 38 ton beras, tiap Gapoktan. Sedangkan rincian bantuan dana Rp100 juta untuk modal beli, dan dialokasikan modal operasional Rp60 juta," urainya. 
 
Agar menarik, lanjut Agen, beras yang siap jual akan dikemas secara khusus dengan merk yang ditetapkan pemerintah. Mereka juga akan mensuplay di warung sembako dengan harga yang bersaing.
 
Sarbeni, Ketua Gapoktan Multi Abadi, didampingi Penyuluh BP4K Tanah Abang ; Titi Widjonarko SP, pada kabarpali.com, menyatakan senang dengan bantuan pemerintah tersebut. Namun kendala yang dihadapi saat ini adalah kelangkaan gabah di kawasan PALI.
 
"Maklum saat ini belum memasuki musim panen. Selain itu kita juga dihadapkan dengan masalah harga yang sangat tinggi, di atas plafon yang ditetapkan," ujarnya.
 
Namun demikian, bersama Dinas Ketahanan Pangan PALI, mereka akan segera berkoordinasi dengan pihak provinsi, untuk meminta petunjuk terkait hal itu. 
 
"Sekarang kita optimis saja. Usaha yang disupport pemerintah ini akan berjalan dengan baik dan lancar. Serta dapat mencapai tujuannya, yakni menstabilkan harga beras di tengah maayarakat kita," timpal Penyuluh Pendamping ; Titi Widjonarko.
 
Melalui media ini, ia juga berpesan jika ada warga yang mau menjual gabah kering panen,  bisa menghubungi nomor ponsel 081278030365. Mereka menyatakan akan membelinya.[red]

BERITA TERKAIT

BKPSDM PALI Luncurkan Layanan Kepegawaian Terpadu Secara Online “PALI HEBAT”

09 Juli 2026 210

PALI [kabarpali.com] – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya [...]

Ekonomi PALI Tumbuh 5,08 Persen pada Semester I 2026

06 Juli 2026 586

PALI [kabarpali.com] – Kinerja ekonomi Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

Perkuat Sinergi Sektor Energi, Bupati PALI Terima Kunjungan Kerja Petinggi Pertamina dan Mitra Strategis

23 Juni 2026 358

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

close button