Ekonomi PALI Tumbuh 5,08 Persen pada Semester I 2026
PALI [kabarpali.com] – Kinerja ekonomi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Semester I 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan, ekonomi PALI pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,08 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 4,89 persen.
Data tersebut dipaparkan Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan, Moh Wahyu Yulianto, dalam Rapat Koordinasi Capaian Indikator Makro Kabupaten PALI Tahun 2026 di Talang Ubi, Senin (6/7).
Selain tumbuh secara tahunan, ekonomi PALI juga mengalami pertumbuhan 0,31 persen dibanding triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/q-to-q). Capaian ini lebih baik dibandingkan Triwulan IV 2025 yang mengalami kontraksi sebesar 0,20 persen.
Secara regional, pertumbuhan ekonomi PALI berada di atas rata-rata nasional dan hanya sedikit berada di bawah pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang mencapai 5,34 persen pada Triwulan I 2026.
BPS mencatat, struktur ekonomi Kabupaten PALI masih didominasi sektor primer. Lapangan usaha pertambangan dan penggalian menjadi kontributor terbesar dengan pangsa 38,52 persen, disusul perdagangan sebesar 17,94 persen, pertanian 15,38 persen, serta konstruksi 14,68 persen. Dominasi sektor-sektor tersebut menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Sepanjang 2025, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten PALI atas dasar harga berlaku mencapai Rp10,34 triliun. Sementara pada Triwulan I 2026, nilai PDRB telah mencapai Rp2,72 triliun dengan kontribusi terhadap perekonomian Sumatera Selatan sebesar 1,47 persen.
Paparan BPS juga menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi PALI terus membaik dalam beberapa tahun terakhir. Setelah tumbuh 3,58 persen pada 2021, ekonomi PALI meningkat menjadi 5,24 persen pada 2022, 5,08 persen pada 2023, 5,03 persen pada 2024, dan kembali menguat menjadi 5,35 persen sepanjang 2025.
Dalam kesempatan yang sama, BPS menyampaikan bahwa membaiknya kondisi ekonomi turut diiringi peningkatan sejumlah indikator pembangunan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten PALI pada 2025 mencapai 70,55 atau masuk kategori tinggi, sementara tingkat kemiskinan terus menurun menjadi 9,27 persen, menjadikan PALI sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah keenam di Sumatera Selatan.
Pemerintah Kabupaten PALI berharap capaian positif pada Semester I 2026 tersebut dapat terus dipertahankan melalui penguatan sektor-sektor unggulan dan peningkatan investasi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif hingga akhir tahun.[ril/pwi]










