Waspada! Begini Ciri-ciri Gagal Ginjal pada Anak

Oleh Redaksi KABARPALI | 21 Oktober 2022
Ilustrasi/net


Penyakit gagal ginjal merupakan kondisi di mana fungsi ginjal menurun bahkan hingga tidak dapat bekerja.

Tak hanya dialami orang dewasa, gagal ginjal juga bisa menyerang anak-anak.

Ginjal sendiri memiliki fungsi untuk menyaring racun dan kotoran dari tubuh.

Mengutip Kidshealth, ginjal juga berfungsi untuk mengontrol cairan dalam tubuh dan mengeluarkan limbah tubuh lewat urine.

Nah, ketika ginjal bekerja tak normal, maka ada gejala yang terlihat.

Penyebab ginjal tak bekerja secara normal ada banyak, seperti:

- Infeksi;

- Cedera;

- Syok benturan;

- Gagal jantung;

- Keracunan;

- Overdosis obat;

- Kelainan;

- Penyakit ginjal kronis yang tak diobati sampai tuntas.

Masih mengutip laman yang sama, gejala masalah yang terjadi pada ginjal pada anak yakni:

- Demam;

- Pembengkakan di sekitar mata, wajah, kaki, dan pergelangan kaki (disebut edema);

- Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil;

- Peningkatan yang signifikan dalam frekuensi buang air kecil;

- Kesulitan dalam mengontrol buang air kecil pada anak-anak yang cukup dewasa untuk menggunakan toilet;

- Kambuhnya mengompol di malam hari (pada anak-anak sudah terbiasa toilet training);

- Urine berdarah;

- Tekanan darah tinggi.

Sementara itu mengutip WebMD, makin parah gangguan kerusakan pada ginjal, maka makin parah pula gejala yang dialami.

Berikut ini gejala-gejala yang mungkin timbul:

- Kencing lebih sedikit dari biasanya;

- Pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, dan kaki (disebabkan oleh tubuh yang menahan cairan);

- Merasa mengantuk atau sangat lelah;

- Sesak napas;

- Gatal;

- Nyeri sendi, bengkak;

- Kehilangan selera makan;

- Kebingungan;

- Muntah atau mual;

- Nyeri dada atau tekanan;

- Kedutan otot;

- Kejang atau koma (dalam kasus yang parah);

- Sakit perut dan punggung;

- Demam;

- Ruam;

- Mimisan.

[red/trb/net]

BERITA LAINNYA

101927 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79037 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39377 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25900 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23539 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Penyakit gagal ginjal merupakan kondisi di mana fungsi ginjal menurun bahkan hingga tidak dapat bekerja.

Tak hanya dialami orang dewasa, gagal ginjal juga bisa menyerang anak-anak.

Ginjal sendiri memiliki fungsi untuk menyaring racun dan kotoran dari tubuh.

Mengutip Kidshealth, ginjal juga berfungsi untuk mengontrol cairan dalam tubuh dan mengeluarkan limbah tubuh lewat urine.

Nah, ketika ginjal bekerja tak normal, maka ada gejala yang terlihat.

Penyebab ginjal tak bekerja secara normal ada banyak, seperti:

- Infeksi;

- Cedera;

- Syok benturan;

- Gagal jantung;

- Keracunan;

- Overdosis obat;

- Kelainan;

- Penyakit ginjal kronis yang tak diobati sampai tuntas.

Masih mengutip laman yang sama, gejala masalah yang terjadi pada ginjal pada anak yakni:

- Demam;

- Pembengkakan di sekitar mata, wajah, kaki, dan pergelangan kaki (disebut edema);

- Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil;

- Peningkatan yang signifikan dalam frekuensi buang air kecil;

- Kesulitan dalam mengontrol buang air kecil pada anak-anak yang cukup dewasa untuk menggunakan toilet;

- Kambuhnya mengompol di malam hari (pada anak-anak sudah terbiasa toilet training);

- Urine berdarah;

- Tekanan darah tinggi.

Sementara itu mengutip WebMD, makin parah gangguan kerusakan pada ginjal, maka makin parah pula gejala yang dialami.

Berikut ini gejala-gejala yang mungkin timbul:

- Kencing lebih sedikit dari biasanya;

- Pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, dan kaki (disebabkan oleh tubuh yang menahan cairan);

- Merasa mengantuk atau sangat lelah;

- Sesak napas;

- Gatal;

- Nyeri sendi, bengkak;

- Kehilangan selera makan;

- Kebingungan;

- Muntah atau mual;

- Nyeri dada atau tekanan;

- Kedutan otot;

- Kejang atau koma (dalam kasus yang parah);

- Sakit perut dan punggung;

- Demam;

- Ruam;

- Mimisan.

[red/trb/net]

BERITA TERKAIT

Pemkab PALI Serahkan Lahan Pembangunan Peningkatan RSUD Talang Ubi

29 Juni 2026 635

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab [...]

BPJS Kesehatan: 38.633 Warga PALI Berhasil Direaktivasi, Beberapa Masih Proses Verifikasi

28 Januari 2026 2019

PALI [kabarpali.com] — BPJS Kesehatan Kantor Cabang Prabumulih mencatat [...]

Dilema di Balik Anggaran: Ketika TKD Dipangkas, Rakyat yang Menahan Napas

06 Januari 2026 609

Pagi di awal 2026 terasa berbeda di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

close button