Tahapan Pilkades Sudah Berjalan, Anggaran Belum Kunjung Cair

Oleh Redaksi KABARPALI | 16 Agustus 2021
ilustrasi/net


PALI [kabarpali.com] – Meski tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah berjalan, namun hingga saat ini anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pilkades belum juga kunjung terealisasi.

Hal tersebut, tentu membuat para Panitia Pilkades belum dapat melakukan tugas mereka secara maksimal, terutama dalam melaksanakan tahapan-tahapan yang sudah berjalan.

Pada saat ini, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang sedianya akan digelar pada 28 Oktober 2021 ini, telah memasuki tahapan penjaringan Bakal Calon (Balon) Kepala Desa dan pemuktahiran data mata pilih.

Tahapan pemuktahiran data mata pilih tersebut akan berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 22 Agustus 2021. Sedangkan tahapan penjaringan Balon Kades paling lambat 21 Agustus 2021.

Sebagaimana dituturkan Kemiran,S.Pd. Ketua Panitia Pilkades Purun Kecamatan Penukal, pihaknya sudah menyampaikan proposal pengajukan kebutuhan dana Pilkades pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, namun memang hingga saat ini belum terealisasi.

“Adapun kebutuhan biaya yang kami sampaikan pada Pemerintah Kabupaten yakni sebesar Rp78.635.650. Sedangkan yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) kami ajukan Rp48.260.000,” terangnya, Minggu sore (15/8/2021).

Kedua sumber biaya itu, menurutnya, diperuntukkan untuk pelaksanaan Pilkades di 6 TPS, dari mulai tahapan hingga penghitungan dan rekapitulasi. Khusus ADD, merupakan pembiayaan untuk 5 TPS. Sebab 5 TPS itu adalah tambahan, mengingat pelaksanaan Pilkades diminta agar mematuhi protokol kesehatan, tidak boleh ada kerumunan masyarakat.

“Oleh karenanya, kami mohon pada pihak terkait agar kiranya anggaran tersebut dapat segera direalisasikan. Mengingat saat ini tahapan terus berjalan. Jangan sampai karena tak ada dana, sehingga menghambat tugas yang kami emban ini,” pintanya.

Terpisah, A.Ghani Ahmad,SH., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, dihubungi media ini melalui pesan Whatsapp, hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan jawaban konfirmasi.[red]

BERITA LAINNYA

101931 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79043 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39379 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25906 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23544 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

PALI [kabarpali.com] – Meski tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah berjalan, namun hingga saat ini anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pilkades belum juga kunjung terealisasi.

Hal tersebut, tentu membuat para Panitia Pilkades belum dapat melakukan tugas mereka secara maksimal, terutama dalam melaksanakan tahapan-tahapan yang sudah berjalan.

Pada saat ini, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang sedianya akan digelar pada 28 Oktober 2021 ini, telah memasuki tahapan penjaringan Bakal Calon (Balon) Kepala Desa dan pemuktahiran data mata pilih.

Tahapan pemuktahiran data mata pilih tersebut akan berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 22 Agustus 2021. Sedangkan tahapan penjaringan Balon Kades paling lambat 21 Agustus 2021.

Sebagaimana dituturkan Kemiran,S.Pd. Ketua Panitia Pilkades Purun Kecamatan Penukal, pihaknya sudah menyampaikan proposal pengajukan kebutuhan dana Pilkades pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, namun memang hingga saat ini belum terealisasi.

“Adapun kebutuhan biaya yang kami sampaikan pada Pemerintah Kabupaten yakni sebesar Rp78.635.650. Sedangkan yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) kami ajukan Rp48.260.000,” terangnya, Minggu sore (15/8/2021).

Kedua sumber biaya itu, menurutnya, diperuntukkan untuk pelaksanaan Pilkades di 6 TPS, dari mulai tahapan hingga penghitungan dan rekapitulasi. Khusus ADD, merupakan pembiayaan untuk 5 TPS. Sebab 5 TPS itu adalah tambahan, mengingat pelaksanaan Pilkades diminta agar mematuhi protokol kesehatan, tidak boleh ada kerumunan masyarakat.

“Oleh karenanya, kami mohon pada pihak terkait agar kiranya anggaran tersebut dapat segera direalisasikan. Mengingat saat ini tahapan terus berjalan. Jangan sampai karena tak ada dana, sehingga menghambat tugas yang kami emban ini,” pintanya.

Terpisah, A.Ghani Ahmad,SH., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, dihubungi media ini melalui pesan Whatsapp, hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan jawaban konfirmasi.[red]

BERITA TERKAIT

Pimpinan Ponpes Modern Ar-Rozi Apresiasi Kehadiran Wagub Sumsel Cik Ujang di Harlah ke-22

09 Juli 2026 562

PALI [kabarpali.com] – Pimpinan Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi [...]

BKPSDM PALI Luncurkan Layanan Kepegawaian Terpadu Secara Online “PALI HEBAT”

09 Juli 2026 210

PALI [kabarpali.com] – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya [...]

Ekonomi PALI Tumbuh 5,08 Persen pada Semester I 2026

06 Juli 2026 586

PALI [kabarpali.com] – Kinerja ekonomi Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

close button