Tagihan PLN Mahal, Warga Abab Ancam Demo

Oleh Redaksi KABARPALI | 20 Oktober 2016
Warga Abab


Abab [kabarpali.com] - Ratusan masyarakat Desa Betung Kecamatan Abab merencanakan akan mendatangi Sekretariat DPRD Kabupaten PALI. Mereka hendak mengadu terkait tagihan PT PLN Rayon Pendopo yang dianggap memberatkan.

Menurut Ling (46), warga Desa Betung Barat Kecamatan Abab, mereka hanya ingin Pemkab PALI dan DPRD bisa memediasi dan mengakomodir aspirasi mereka soal pembiaran pihak PLN, sehingga tunggakan mereka sampai bertahun tahun.

"Mengapa PLN membiarkan tunggakan hingga bertahun tahun, sehingga masyarakat keberatan dengan tagihan hingga jutaan rupiah," ujar Ling, Minggu (9/10).

Hal senada disampaikan oleh Tuasim (45). Selaku anggota Gerakan Rakyat Mencari Keadilan (GRMK) Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ia menyayangkan, kinerja petugas PLN yang sengaja membiarkan tungakkan pelanggan hingga bertahun tahun. Akhirnya masyarakat harus bayar jutaan rupiah.

"Siapa bisa bayar uang sebanyak itu dalam keadaan ekonomi yang lagi carut marut saat ini. Masyarakat juga takutkan ini tambah membekak. Lama kelamaan masyarakat ada yang jual kebun karetnya karena bayar tunggakan PLN ini," ujar Tuasim.

Hingga saat ini, tambah Tuasim, masyarakat masih menanti kejelasan surat yang mereka sampaikan pada DPRD terkait tagihan PLN itu.

"Kami sudah tiga kali kami kirim surat ke DPRD PALI. Namun sayangnya hingga hari ini tidak ada respon. Masyarakat akan mengadakan demo apa bila tidak ada jawaban," ancamTuasim.

Sementara itu, Pemerintah Desa Betung Kecamatan Abab melalui Ketua BPD Betung Selatan ; Supardi alias Di Juput, membenarkan memang saat ini masyarakat masih menanti kejelasan surat yang dikirim ke DPRD PALI. Namun hingga hari belum ada jawabannya.

"Masyarakat sangat bingung dengan tunggakan PLN ini. Maka rencananya dalam waktu dekat akan mengelar aksi demo ke gedung DPRD PALI guna mencari jalan keluar masalah tunggakan PLN tersebut," pungkas Juput.[jhn]

BERITA LAINNYA

101933 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79058 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39385 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25913 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23547 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Abab [kabarpali.com] - Ratusan masyarakat Desa Betung Kecamatan Abab merencanakan akan mendatangi Sekretariat DPRD Kabupaten PALI. Mereka hendak mengadu terkait tagihan PT PLN Rayon Pendopo yang dianggap memberatkan.

Menurut Ling (46), warga Desa Betung Barat Kecamatan Abab, mereka hanya ingin Pemkab PALI dan DPRD bisa memediasi dan mengakomodir aspirasi mereka soal pembiaran pihak PLN, sehingga tunggakan mereka sampai bertahun tahun.

"Mengapa PLN membiarkan tunggakan hingga bertahun tahun, sehingga masyarakat keberatan dengan tagihan hingga jutaan rupiah," ujar Ling, Minggu (9/10).

Hal senada disampaikan oleh Tuasim (45). Selaku anggota Gerakan Rakyat Mencari Keadilan (GRMK) Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ia menyayangkan, kinerja petugas PLN yang sengaja membiarkan tungakkan pelanggan hingga bertahun tahun. Akhirnya masyarakat harus bayar jutaan rupiah.

"Siapa bisa bayar uang sebanyak itu dalam keadaan ekonomi yang lagi carut marut saat ini. Masyarakat juga takutkan ini tambah membekak. Lama kelamaan masyarakat ada yang jual kebun karetnya karena bayar tunggakan PLN ini," ujar Tuasim.

Hingga saat ini, tambah Tuasim, masyarakat masih menanti kejelasan surat yang mereka sampaikan pada DPRD terkait tagihan PLN itu.

"Kami sudah tiga kali kami kirim surat ke DPRD PALI. Namun sayangnya hingga hari ini tidak ada respon. Masyarakat akan mengadakan demo apa bila tidak ada jawaban," ancamTuasim.

Sementara itu, Pemerintah Desa Betung Kecamatan Abab melalui Ketua BPD Betung Selatan ; Supardi alias Di Juput, membenarkan memang saat ini masyarakat masih menanti kejelasan surat yang dikirim ke DPRD PALI. Namun hingga hari belum ada jawabannya.

"Masyarakat sangat bingung dengan tunggakan PLN ini. Maka rencananya dalam waktu dekat akan mengelar aksi demo ke gedung DPRD PALI guna mencari jalan keluar masalah tunggakan PLN tersebut," pungkas Juput.[jhn]

BERITA TERKAIT

JMSI Sumsel Gandeng PT Rifan Financindo Berjangka Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

30 Juli 2026 184

Palembang [kabarpali.com] – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) [...]

Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI di Tengah Polemik Laporan Penghinaan Wartawan

30 Juli 2026 307

Jakarta [kabarpali.com] – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad [...]

PALI Resmi Luncurkan PPLPD 2026, Siapkan Atlet Pelajar Berprestasi dari Tiga Cabang Olahraga

23 Juli 2026 153

PALI [kabarpali.com] – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir [...]

close button