RSUD H. Anwar Mahakil Kembali Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis
PALI [kabarpali.com] – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi yang kini telah resmi berganti nama menjadi RSUD H. Anwar Mahakil kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan kesehatan sosial dengan menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit mulut secara gratis, Jumat (27/6/2025).
Kegiatan mulia ini terlaksana atas kerja sama antara RSUD H. Anwar Mahakil, Tim Penggerak PKK Kabupaten PALI, serta Yayasan Smile Train dari Palembang. Operasi ditangani langsung oleh dua dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi yang telah berpengalaman, yaitu dr. Iqmal Perlianta, Sp.BP-RE dan dr. Pipit, Sp.BP-RE.
Plt. Direktur RSUD H. Anwar Mahakil, dr. Davied Arja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kali ketiga pihaknya menggelar operasi bibir sumbing secara cuma-cuma. Sebelumnya, rumah sakit ini juga telah sukses mengadakan bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Smile Train yang terus mendukung kegiatan ini. Kami juga mengapresiasi kesediaan dr. Iqmal dan dr. Pipit yang tetap hadir dan menjalankan operasi meskipun hanya empat pasien yang ditangani kali ini,” ujar dr. Davied.
Lebih lanjut, dr. Davied menekankan bahwa penanganan bibir sumbing dan celah langit-langit bukan hanya menyangkut penampilan atau estetika. Masalah ini juga berdampak serius terhadap kemampuan bicara, makan, hingga berisiko menyebabkan stunting karena gangguan dalam mengunyah makanan.
Sementara itu, perwakilan TP PKK PALI, dr. Ika Fitria Susanti, menyampaikan pesan dari Ketua TP PKK PALI, Dwi Septaria Asgianto, SE., yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
“TP PKK PALI siap mendukung kegiatan bakti sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi inisiatif RSUD H. Anwar Mahakil,” ujarnya.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan bakti sosial ini sejumlah pihak, antara lain Camat Talang Ubi, Lurah Handayani Mulya, Ketua PWI PALI, perwakilan dari IWO PALI, serta para pasien beserta keluarga yang mendampingi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara tenaga medis, organisasi sosial, dan pemerintah daerah mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak penderita bibir sumbing di Kabupaten PALI.[red]










