Ketua PKS PALI Kecam Ulah Trump Soal Yerusallem

Oleh Redaksi KABARPALI | 11 Desember 2017
Presiden Amerika Serikat ; Donald Trump. (Photo Detik)


PALI [kabarpali.com] - Pidato Presiden Amerika Serikat; Donald Trump tentang pemindahan ibukota Israel beberapa waktu lalu, mengguncang dunia.
 
Atas ucapannya yang kontroversi itu, sontak nyaris seluruh umat muslim di dunia mengecam pria yang terkenal suka berucap semaunya itu. Tak terkecuali di Bumi Serepat Serasan. 
 
Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di wilayah ini bahkan menyatakan secara tegas, bahwa Trump harus bertanggung jawab atas kekacauan dunia, akibat ulahnya. 
 
"Presiden AS harus bertanggung jawab akibat kekacauan dunia dan benturan peradaban yang akan terjadi di masa depan akibat kekurangajarannya terhadap palestina," tutur Ketua DPD PKS PALI;  Kuyung Rizal SS, pada kabarpali.com, hari ini (11/12).
 
Menurut pria yang juga mantan anggota DPRD Muara Enim Dapil PALI periode 2009-2014 itu, Sang penjajah zionis israel adalah contoh terburuk kemanusiaan bagi peradaban manusa.
 
"Mereka adalah penjajah sukses karena dukungan Amerika sebagai antek israel," kecamnya.
 
Seperti diberitakan banyak media akhir-akhir ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberikan pengakuan resmi bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Trump juga menjelaskan bahwa pemindahan Kedutaan Besar AS akan segera berproses.


Pidato bersejarah Trump ini disampaikan di Gedung Putih, Washington DC, pada Rabu (6/12) siang waktu AS, atau Kamis (7/12) dini hari waktu Indonesia. Trump didampingi Wakil Presiden AS Mike Pence saat menyampaikan pidato ini.

 
Seperti dilansir dari situs resmi Gedung Putih, whitehouse.gov, Kamis (7/12/2017), pidato Trump ini fokus membahas soal pengakuan resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel juga soal rencana pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. 

Pemindahan Kedubes AS, disebut Trump, sebagai penerapan Undang-Undang Kedutaan Yerusalem yang disepakati Kongres AS tahun 1995 lalu. Dia menyebut para Presiden AS sebelumnya gagal menerapkan Undang-Undang itu.[red] 

BERITA LAINNYA

101939 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79077 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39404 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25935 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23558 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Pidato Presiden Amerika Serikat; Donald Trump tentang pemindahan ibukota Israel beberapa waktu lalu, mengguncang dunia.
 
Atas ucapannya yang kontroversi itu, sontak nyaris seluruh umat muslim di dunia mengecam pria yang terkenal suka berucap semaunya itu. Tak terkecuali di Bumi Serepat Serasan. 
 
Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di wilayah ini bahkan menyatakan secara tegas, bahwa Trump harus bertanggung jawab atas kekacauan dunia, akibat ulahnya. 
 
"Presiden AS harus bertanggung jawab akibat kekacauan dunia dan benturan peradaban yang akan terjadi di masa depan akibat kekurangajarannya terhadap palestina," tutur Ketua DPD PKS PALI;  Kuyung Rizal SS, pada kabarpali.com, hari ini (11/12).
 
Menurut pria yang juga mantan anggota DPRD Muara Enim Dapil PALI periode 2009-2014 itu, Sang penjajah zionis israel adalah contoh terburuk kemanusiaan bagi peradaban manusa.
 
"Mereka adalah penjajah sukses karena dukungan Amerika sebagai antek israel," kecamnya.
 
Seperti diberitakan banyak media akhir-akhir ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberikan pengakuan resmi bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Trump juga menjelaskan bahwa pemindahan Kedutaan Besar AS akan segera berproses.


Pidato bersejarah Trump ini disampaikan di Gedung Putih, Washington DC, pada Rabu (6/12) siang waktu AS, atau Kamis (7/12) dini hari waktu Indonesia. Trump didampingi Wakil Presiden AS Mike Pence saat menyampaikan pidato ini.

 
Seperti dilansir dari situs resmi Gedung Putih, whitehouse.gov, Kamis (7/12/2017), pidato Trump ini fokus membahas soal pengakuan resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel juga soal rencana pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. 

Pemindahan Kedubes AS, disebut Trump, sebagai penerapan Undang-Undang Kedutaan Yerusalem yang disepakati Kongres AS tahun 1995 lalu. Dia menyebut para Presiden AS sebelumnya gagal menerapkan Undang-Undang itu.[red] 

BERITA TERKAIT

BPS PALI Imbau Pelaku Usaha yang Belum Tercatat Segera Laporkan Diri untuk Sensus Ekonomi 2026

05 Agustus 2026 126

PALI [kabarpali.com] – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penukal Abab [...]

JMSI Sumsel Gandeng PT Rifan Financindo Berjangka Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

30 Juli 2026 224

Palembang [kabarpali.com] – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) [...]

Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI di Tengah Polemik Laporan Penghinaan Wartawan

30 Juli 2026 443

Jakarta [kabarpali.com] – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad [...]

close button