Jalan Rusak, Pelajar Berjalan Tiga Kilometer

Oleh Redaksi KABARPALI | 20 Oktober 2017
Kondisi Jalan di Desa Semangus.


Talang Ubi [kabarpali.com] - Semangat anak anak usia sekolah di Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi patut diacungi jempol. Meski harus rela berjalan kaki sejauh tiga kilometer, untuk mencapai sekolahnya, mereka masih tekun menuntut ilmu.

Perjuangan berkeringat puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) itu bukan tanpa sebab. Memasuki musim penghujan ini, jalan yang mereka lewati berkubang lumpur, sehingga kendaraan yang biasa mengangkut mereka tak dapat melintas.

"Banyak para pelajar yang memutuskan berjalan kaki menuju sekolahnya yakni SMP Negeri 3 Talang Ubi dan SMA 1 Benakat Minyak, di Desa Benakat Kecamatan Talang Ubi, agar tidak ketinggalan pelajaran, " ujar Dedi (39), warga setempat, Jumat (20/10).

Menurut Dedi, jalan itu sering dilalui kendaraan berat pengangkut ubi dari desa lain di luar Kabupaten PALI, jadinya jalan mudah rusak.

Ada juga, lanjut Dedi, pelajar yang menumpang kendaraan warga yang searah menuju sekolah mereka.

"Ada yang numpang motor warga juga tadi. Kesian melihat mereka (pelajar, red) dengan kondisi ini, padahal jalan ini sudah di cor oleh pemerintah, tinggal beberapa titik lagi yang belum. Kami sebagai warga meminta kepada pemerintah terkait untuk tegas terhadap mobil yang tidak ada untungnya untuk daerah kita," imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa (kades) Semangus, melalui Sekretarisnya ; Sulaiman, membenarkan bahwa masih ada beberapa titik jalan yang belum di cor dan mengalami kerusakan.

"Pihak kami (Pemerintah desa) pernah melakukan penyetopan pada mobil truck muatan ubi untuk melintas. Namum masih saja ada yang membandel, dengan melintasi jalan ini dimalam hari. Untuk titik yang parah, yang membuat anak sekolah terhambat itu, kami akan tindak lanjuti untuk memperbaikinya," pungkasnya. [red]

BERITA LAINNYA

101939 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79078 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39404 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25936 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23558 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Talang Ubi [kabarpali.com] - Semangat anak anak usia sekolah di Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi patut diacungi jempol. Meski harus rela berjalan kaki sejauh tiga kilometer, untuk mencapai sekolahnya, mereka masih tekun menuntut ilmu.

Perjuangan berkeringat puluhan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) itu bukan tanpa sebab. Memasuki musim penghujan ini, jalan yang mereka lewati berkubang lumpur, sehingga kendaraan yang biasa mengangkut mereka tak dapat melintas.

"Banyak para pelajar yang memutuskan berjalan kaki menuju sekolahnya yakni SMP Negeri 3 Talang Ubi dan SMA 1 Benakat Minyak, di Desa Benakat Kecamatan Talang Ubi, agar tidak ketinggalan pelajaran, " ujar Dedi (39), warga setempat, Jumat (20/10).

Menurut Dedi, jalan itu sering dilalui kendaraan berat pengangkut ubi dari desa lain di luar Kabupaten PALI, jadinya jalan mudah rusak.

Ada juga, lanjut Dedi, pelajar yang menumpang kendaraan warga yang searah menuju sekolah mereka.

"Ada yang numpang motor warga juga tadi. Kesian melihat mereka (pelajar, red) dengan kondisi ini, padahal jalan ini sudah di cor oleh pemerintah, tinggal beberapa titik lagi yang belum. Kami sebagai warga meminta kepada pemerintah terkait untuk tegas terhadap mobil yang tidak ada untungnya untuk daerah kita," imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa (kades) Semangus, melalui Sekretarisnya ; Sulaiman, membenarkan bahwa masih ada beberapa titik jalan yang belum di cor dan mengalami kerusakan.

"Pihak kami (Pemerintah desa) pernah melakukan penyetopan pada mobil truck muatan ubi untuk melintas. Namum masih saja ada yang membandel, dengan melintasi jalan ini dimalam hari. Untuk titik yang parah, yang membuat anak sekolah terhambat itu, kami akan tindak lanjuti untuk memperbaikinya," pungkasnya. [red]

BERITA TERKAIT

BPS PALI Imbau Pelaku Usaha yang Belum Tercatat Segera Laporkan Diri untuk Sensus Ekonomi 2026

05 Agustus 2026 153

PALI [kabarpali.com] – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penukal Abab [...]

JMSI Sumsel Gandeng PT Rifan Financindo Berjangka Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

30 Juli 2026 224

Palembang [kabarpali.com] – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) [...]

Sufmi Dasco Pertemukan Hotman Paris dan Ketum PWI di Tengah Polemik Laporan Penghinaan Wartawan

30 Juli 2026 445

Jakarta [kabarpali.com] – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad [...]

close button