Akibat Cekcok dengan Kakaknya, Rando Bacok Tetangga Sendiri

Oleh Redaksi KABARPALI | 10 Agustus 2021
Pelaku


PALI [kabarpali.com] - Tidak terima kakak kandungnya cekcok dengan korban, pelaku Rando Saswo Miharjo alias Rando (21) yang tercatat sebagai warga Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri.
 
Insiden yang terjadi di lapangan SD YPIP Peris di Jalan Baru Kelurahan Talang Ubi Barat pada Minggu (8/8/2021) sekira pukul 13.30 WIB itu, melibatkan korban Hendri Triyanto (35) dengan kakak kandung pelaku, Rendy Ardianto (26) yang sedang berselisih paham.
 
Sehingga keributan pun tak terelakkan lalu mengakibatkan kakak kandung pelaku dicekik bagian leher oleh korban. Alhasil mengetahui kakak kandungnya dicekik oleh orang, pelaku gelap mata dan langsung mendatangi dan menyerang korban dengan sebilah Senjata Tajam (Sajam) jenis parang.
 
"Setelah dicekik oleh korban, kakak pelaku ini sempat pulang dan bercerita kepada pelaku Rando. Mendengar cerita tersebut pelaku langsung mendatangi dan membacok korban sebanyak dua kali menggunakan parang yang terselip disepeda motor pelaku," Jelas Kapolres PALI AKBP Rizal AT SIK melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution yang disampaikan Kanit Reskrimnya Ipda Arzuan SH, Senin (9/8/2021).
 
Alhasil, korban mengalami luka bacok di telapak tangan kiri dan lengan tangan kiri, sehingga korbn harus dilarikan ke RSUD PALI, lalu dirujuk ke RSUD Sekayu untuk mendapatkan pengobatan, dan keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi dengan dasar LP / B  / 81 / VIII / 2021 / SPKT / Sek Talang Ubi / RES PALI, tanggal 08 Agustus 2021.
 
"Setelah penyidik menerima Laporan Polisi, maka Team Elang yang dipimpin langsung oleh Ipda Arzuan melakukan cek TKP dan langsung mengamankan pelaku yang masih berada ditempat kejadian berikut barang bukti sebilah parang dengan panjang 40 cm yang digunakan pelaku," jelasnya
 
Lebih lanjut, Arzuan menjelaskan bahwa pelaku akan dikenakan pasal Penganiaayaan Berat (Anirat) yang tertuang dalam pasal 351 ayat 2 KUHP. "Untuk ancaman kurungan penjara selama lima tahun penjara," bebernya.
 
Sementara, dari pengakuan pelaku Rando dihadapan petugas, dirinya hilaf dan tersulut emosi karena mengetahui kakak kandungnya dicekik oleh korban.
 
"Kalau parang memang slalu ada dimotor karena untuk kerja pak, saat dapat kabar saya langsung mendatangi korban dan menebaskan parang tersebut," akuinya dihadapan petugas.[red]

BERITA LAINNYA

101927 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

79038 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39377 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25900 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23539 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020
PALI [kabarpali.com] - Tidak terima kakak kandungnya cekcok dengan korban, pelaku Rando Saswo Miharjo alias Rando (21) yang tercatat sebagai warga Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri.
 
Insiden yang terjadi di lapangan SD YPIP Peris di Jalan Baru Kelurahan Talang Ubi Barat pada Minggu (8/8/2021) sekira pukul 13.30 WIB itu, melibatkan korban Hendri Triyanto (35) dengan kakak kandung pelaku, Rendy Ardianto (26) yang sedang berselisih paham.
 
Sehingga keributan pun tak terelakkan lalu mengakibatkan kakak kandung pelaku dicekik bagian leher oleh korban. Alhasil mengetahui kakak kandungnya dicekik oleh orang, pelaku gelap mata dan langsung mendatangi dan menyerang korban dengan sebilah Senjata Tajam (Sajam) jenis parang.
 
"Setelah dicekik oleh korban, kakak pelaku ini sempat pulang dan bercerita kepada pelaku Rando. Mendengar cerita tersebut pelaku langsung mendatangi dan membacok korban sebanyak dua kali menggunakan parang yang terselip disepeda motor pelaku," Jelas Kapolres PALI AKBP Rizal AT SIK melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution yang disampaikan Kanit Reskrimnya Ipda Arzuan SH, Senin (9/8/2021).
 
Alhasil, korban mengalami luka bacok di telapak tangan kiri dan lengan tangan kiri, sehingga korbn harus dilarikan ke RSUD PALI, lalu dirujuk ke RSUD Sekayu untuk mendapatkan pengobatan, dan keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi dengan dasar LP / B  / 81 / VIII / 2021 / SPKT / Sek Talang Ubi / RES PALI, tanggal 08 Agustus 2021.
 
"Setelah penyidik menerima Laporan Polisi, maka Team Elang yang dipimpin langsung oleh Ipda Arzuan melakukan cek TKP dan langsung mengamankan pelaku yang masih berada ditempat kejadian berikut barang bukti sebilah parang dengan panjang 40 cm yang digunakan pelaku," jelasnya
 
Lebih lanjut, Arzuan menjelaskan bahwa pelaku akan dikenakan pasal Penganiaayaan Berat (Anirat) yang tertuang dalam pasal 351 ayat 2 KUHP. "Untuk ancaman kurungan penjara selama lima tahun penjara," bebernya.
 
Sementara, dari pengakuan pelaku Rando dihadapan petugas, dirinya hilaf dan tersulut emosi karena mengetahui kakak kandungnya dicekik oleh korban.
 
"Kalau parang memang slalu ada dimotor karena untuk kerja pak, saat dapat kabar saya langsung mendatangi korban dan menebaskan parang tersebut," akuinya dihadapan petugas.[red]

BERITA TERKAIT

Kejari PALI Tetapkan Lima Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp900 Juta

21 Juli 2026 985

PALI [kabarpali.com] – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab [...]

PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Insan Pers

19 Juli 2026 199

JAKARTA [kabarpali.com] – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat [...]

Aksi Bakar Balas Dendam : "Nasi pun Sudah Menjadi Bubur"

09 Juli 2026 741

Dua hari terakhir, Bumi Serepat Serasan dibuat geger oleh insiden pembakaran [...]

close button