Tiga Raperbup PALI Masuk Tahap Harmonisasi, Satu Masih Butuh Penyempurnaan

Oleh Redaksi KABARPALI | 04 Oktober 2025


Palembang [kabarpali.com] – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan melalui Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum menggelar rapat harmonisasi terhadap tiga Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (1/10/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap regulasi daerah tidak hanya sesuai dengan ketentuan hukum, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat yang digelar di Aula Kanwil Kemenkumham Sumsel tersebut dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Hendrik Pagiling, selaku penanggung jawab Tim Kerja Harmonisasi.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Haryono (Asisten Bidang Administrasi Umum Setda PALI), Endang Silparensi (Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi PALI), serta Sonny Alonsye (Kepala BPJS Ketenagakerjaan PALI).

Adapun tiga rancangan peraturan yang dibahas mencakup:

1. Raperbup tentang Tambahan Tunjangan Lainnya bagi Bupati dan Wakil Bupati,

2. Raperbup tentang Penanggulangan HIV, AIDS, dan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta

3. Raperbup tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dalam proses harmonisasi, tim perancang menelaah secara menyeluruh aspek substansi, rumusan norma, hingga teknik penyusunan agar selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Namun, masih ditemukan beberapa hal redaksional dan sistematika yang belum sepenuhnya sesuai dengan Lampiran II Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 13 Tahun 2022.

Dari hasil pembahasan, satu rancangan peraturan dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten PALI untuk dikaji ulang. Pemkab PALI menyatakan siap melakukan penyempurnaan sesuai masukan dari tim perancang.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, Maju Amintas Siburian, menegaskan pentingnya harmonisasi dalam menjamin kualitas regulasi daerah.

“Proses harmonisasi memiliki peran strategis untuk memastikan setiap regulasi daerah memiliki landasan hukum yang kuat, substansi yang tepat sasaran, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenkumham menjadi kunci terwujudnya regulasi yang berkualitas,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, rancangan yang telah melalui tahap harmonisasi akan segera diparaf dan dituangkan dalam berita acara sebagai dasar tindak lanjut pembentukan peraturan di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.[red]

BERITA LAINNYA

101743 KaliTangis Tukang Tempe dari PALI: Saat Harapan Dicemari Isu Racun

DI SEBUAH  sudut pasar tradisional di Kabupaten Penukal Abab Lematang [...]

21 Mei 2025

78717 Kali9 Elemen Jurnalisme Plus Elemen ke-10 dari Bill Kovach

ADA sejumlah prinsip dalam jurnalisme, yang sepatutnya menjadi pegangan setiap [...]

25 Maret 2021

39144 KaliHore! Honorer Lulusan SMA Bisa Ikut Seleksi PPPK 2024

Kabarpali.com - Informasi menarik dan angin segar datang dari Kementerian [...]

09 Januari 2024

25438 KaliIni Dasar Hukum Kenapa Pemborong Harus Pasang Papan Proyek

PEMBANGUNAN infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini [...]

30 Juli 2019

23311 KaliWarga PALI Heboh, ditemukan Bekas Jejak Kaki Berukuran Raksasa

Penukal [kabarpali.com] – Warga Desa Babat Kecamatan Penukal [...]

18 Agustus 2020

Palembang [kabarpali.com] – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan melalui Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum menggelar rapat harmonisasi terhadap tiga Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (1/10/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap regulasi daerah tidak hanya sesuai dengan ketentuan hukum, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat yang digelar di Aula Kanwil Kemenkumham Sumsel tersebut dipimpin oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Hendrik Pagiling, selaku penanggung jawab Tim Kerja Harmonisasi.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Haryono (Asisten Bidang Administrasi Umum Setda PALI), Endang Silparensi (Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi PALI), serta Sonny Alonsye (Kepala BPJS Ketenagakerjaan PALI).

Adapun tiga rancangan peraturan yang dibahas mencakup:

1. Raperbup tentang Tambahan Tunjangan Lainnya bagi Bupati dan Wakil Bupati,

2. Raperbup tentang Penanggulangan HIV, AIDS, dan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta

3. Raperbup tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dalam proses harmonisasi, tim perancang menelaah secara menyeluruh aspek substansi, rumusan norma, hingga teknik penyusunan agar selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Namun, masih ditemukan beberapa hal redaksional dan sistematika yang belum sepenuhnya sesuai dengan Lampiran II Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 13 Tahun 2022.

Dari hasil pembahasan, satu rancangan peraturan dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten PALI untuk dikaji ulang. Pemkab PALI menyatakan siap melakukan penyempurnaan sesuai masukan dari tim perancang.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, Maju Amintas Siburian, menegaskan pentingnya harmonisasi dalam menjamin kualitas regulasi daerah.

“Proses harmonisasi memiliki peran strategis untuk memastikan setiap regulasi daerah memiliki landasan hukum yang kuat, substansi yang tepat sasaran, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenkumham menjadi kunci terwujudnya regulasi yang berkualitas,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, rancangan yang telah melalui tahap harmonisasi akan segera diparaf dan dituangkan dalam berita acara sebagai dasar tindak lanjut pembentukan peraturan di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI.[red]

BERITA TERKAIT

PDAM Rusak, Warga Talang Ubi Berebut Beli Air Bersih

03 Mei 2026 202

PALI [kabarpali.com] - Terhentinya suplai air bersih dari Perusahaan Daerah Air [...]

Marak Calo Klaim BPJS Ketenagakerjaan, Warga PALI dan Sekitarnya Resah

24 April 2026 244

Prabumulih [kabarpali.com] - Masyarakat di wilayah Kabupaten PALI, Muara Enim, [...]

Bazar UMKM Meriahkan HUT PALI ke-13, Warga Diajak Dukung Produk Lokal

20 April 2026 225

PALI [kabarpi.com] – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) [...]

close button